Abdul Ghofur, Nahkoda Baru UKM JQH Al-Wustha

946158_4262625144162_1693727867_nMeski sempat mengalami kemoloran ketika proses pelaksanaan Musyawarah Tahunan Anggota I (MUSYTAN I) UKM JQH Al-Wustha IAIN Surakarta beberapa waktu lalu (13/7), namun prosesi tersebut berjalan dengan lancar. Kegiatan tersebut merupakan musyawarah terbesar perdana UKM JQH untuk penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Ketum periode 2012-2013 dan pemilihan Ketum baru periode 2013-2014. Proses MUSYTAN I berjalan di tengah kondisi sedang berpuasa, namun tetap berjalan lancar dan khidmat, hujan interupsi pun semakin menambah semarak kegiatan. Tak terasa adzan maghrib bergema, peserta pun riuh gembira dan menyantap hidangan berbuka bersama yang telah disediakan panitia. Akhirnya sidang pleno dilanjutkan bakda sholat isya’ dan terpilihlah Abdul Ghofur sebagai Ketua Umum UKM JQH Al-Wustha periode 2013-2014 dengan proses pemilihan yang panjang dan berjalan secara aman dan damai.
Kepada para peserta MUSYTAN I, baik yang mendukung dirinya maupun tidak, juga kepada Ketum UKM JQH periode 2012-2013, Abdul Aziz S, Ghofur begitu panggilan akrab beliau, menyampaikan terimakasih yang sedalam-dalamnya. “Karena beliau-beliaulah yang melengkapi proses pemilihan Ketum UKM JQH periode 2013-2014 ini, sehingga berjalan demokratis dan penuh kekeluargaan,” tutur Ghofur. “Saya sebenarnya tidak pantas menjadi Ketum UKM JQH, namun karena kandidat lain tidak memenuhi syarat, ya bismillah dijalani aja, semoga bisa menciptakan kemaslahatan untuk semuanya, dan mohon dukungan dari semua pengurus,” tukas Ghofur dengan nada merendah. Dalam kepengurusan yang baru ini, menurut mahasiswa PAI semester akhir ini, dirinya akan memaksimalkan kinerja juga mengoptimalkan fungsi UKM JQH sebagai UKM yang membangun generasi yang Qur’ani dan melestarikan seni serta budaya keislaman. Menurutnya kualitas anggota yang memiliki keinginan tinggi dan loyalitas di setiap divisi menjadi hal yang urgen untuk dirawat dibandingkan dengan kuantitas anggota namun tidak loyal dan terkesan setengah-setengah.
Kami berharap semua pengurus yang telah ditunjuk oleh Tim Formatur bersikap proaktif dalam memajukan dan meng-intenskan berbagai kegiatan di lima divisi UKM JQH, yaitu divisi sholawat, tilawah, kaligrafi, tahfizh, dan tafsir. “Tanpa mereka, kami tidak ada apa-apanya,” aku mahasiswa yang aktif di berbagai organisasi ekstra dan intra ini. Sambil menunggu respon surat permohonan pelantikan yang dilayangkan ke rektorat, kami berharap semua pengurus divisi segera melaksanakan program kerja yang telah disusun. “Pelantikan hanya simbolis saja, yang terpenting SK sudah turun dan mohon kepada semua divisi segera melaksanakan program kerja sesuai visi misi divisi masing-masing,” tegas mahasiswa kelahiran Sragen ini.
Dengan memohon rahmat Allah SWT, dirinya senantiasa dengan penuh kerendahan hati memohon kepada Allah SWT, “Mudah-mudahan kami yang mendapat amanah di kepengurusan UKM JQH Al-Wustha periode 2013-2014 ini diberikan kemampuan dan kesabaran, terutama keikhlasan dan pada akhirnya mendapatkan khusnul khatimah,” harap Ketum UKM JQH periode ke-2 ini.

Iklan

Tentang UKM JQH Al-Wustha IAIN SURAKARTA

Memberdayakan ummat melalui dzikir dan sholawat!!!
Pos ini dipublikasikan di Kaligrafi, sholawat, tafsir, tahfidz, Umum dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s