Secercah Serpihan Renungan

“Berharap tahun baru menjadi relativitas meraup untung dan mengubah nasib”
Kita lihat saja, lidah yang ringan bergerak ataukah tangan yang kaku kan berucap…

…  Semangat bagi orang yang tadi malam menambatkan qolbunya kepada sang pencipta, menyempatkan diri mengadah di tengah malam yang penuh hiruk pikuk di tengah suara entah apa lah itu…
dan semangat pula bagi yang menyempatkan untuk bersuka ria tanpa pamor sekedar refreshing…di lautan manusia

Perbedaan mencolok pasti ada antara keduanya,
Terpisah seperti ujung jempol dan kelingking kaki,
Lebih beruntung jempol dari pada kelingking saya kira,
Potensi jempol lebih besar nan lebih memilki peran ketimbang kelingking,
Masa depan lebih cerah, terencana, dan terkabul pastinya karena telah menyandingkan nama Tuhan dan dari rintihan itulah batin Merindu kepada-Nya akan harapan pasti yang menjadi jaminannya, itulah si jempol yang ku maksud,

Sebaliknya si kelingking juga berharap banyak, namun belum cukup jelas hanya memelas akan rencana namun belum tampak kemujudan terkabulnya, hanya sautan riak membelah cakrawala dari tiap dentuman bundaran api yang merebak di atas langit sana, entah kepada siapa mereka memohon …?

Indahnya fatamorgana dan kebersamaan itulah sifat dunia yang kita pandang. maka hati-hatilah… akan makna tipuan itu.

 
Imam Ahmad Muzaqi
 
Oleh: Ahmad Muzaki (Staff Divisi Tahfizh)
Iklan

Tentang UKM JQH Al-Wustha IAIN SURAKARTA

Memberdayakan ummat melalui dzikir dan sholawat!!!
Pos ini dipublikasikan di islami, penasahabat, Umum dan tag , , . Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s