Bedah Tembang Pepali Ki Ageng Selo oleh JQH Al-Wustha

Surakarta-Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) JQH Al-Wustha mengadakan seminar Bedah Tembang Pepali Ki Ageng Selo dengan tema Implementasi Akhlaq Mulia melalui Petuah Tembang Jawa bersama Drs. H. Abdullah Faishol, M. Hum selaku Kepala Pusat Pengembangan Bahasa dan Dr. Islah Gusmian, M. Ag selaku penulis dan dosen Jurusan Tafsir Hadis (sekarang Jurusan Ilmu Hadis) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Surakarta, Senin (28/3).

Saat ini kegiatan menyemarakkan dzikir dan sholawat yang transformatif sangat diperlukan untuk merubah seorang dalam memberikan penekanan seni budaya dan spiritualitas yang kuat, demikian dikatakan Dr. Syamsul Bakri selaku Wakil Rektor bidang kemahasiswaan dan kerjasama dalam sambutannya.

Lebih lanjut dalam paparannya Faishol mengungkapkan bahwa, secara garis besar pesan yang terkandung dalam nasihat dan pitutur luhur yang terdapat di dalam tembang serat Pepali Ki Ageng Selo adalah wewarah, wewuruk dan wasito, di mana merupakan bagian terpenting dari penyadaran diri manusia untuk menjadi manusiaparipurno dan membangun kesalehan sosial.

Adapun menurut Islah, selaku penulis dan dosen Ilmu Hadis menyimpulkan kebudayaan jangan sampai hilang dari Budaya Jawa itu sendiri, Islam dan Jawa dalam konteks simbol jangan dipertandingkan tetapi harus disandingkan, dan tembang Pepali Ki Ageng Selo merupakan sebuah landasan dasar untuk membangun garis spiritual. (Al- Wustha)

 

Iklan

Tentang UKM JQH Al-Wustha IAIN SURAKARTA

Memberdayakan ummat melalui dzikir dan sholawat!!!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s