Ngabuburit dengan Meneladani Nilai – Nilai Al-Quran

IAIN Surakarta – UKM JQH Al-Wustha mengadakan Seminar Nasional dengan tema “Menyingkap Fenomena dan Konsep Hijrah Zaman Now dalam Perspektif Al-Quran” di Gd. Graha IAIN Surakarta (18/05). Pada pukul 13.30 WIB dengan Intan dan Yafi sebagai pembawa acara dan dibuka oleh penampilan Grup Hadroh HAMAS UKM JQH Al-Wustha. Ketua Panitia Kegiatan sahabat Muhammad Subkhan Ashabi menyampaikan “Orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dengan harta dan jiwa mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah. Mereka itulah orang-orang yang memperoleh kemenangan”. Kepala Bagian Akademik dan Kemahasiswaan Pudji Rahardjo Rudi Hartono, AKS., membuka acara dan berkenan memberikan sambutan “Hijrah harus memiliki tujuan . Dimana tujuan tersebut mempunyai nilai positif dan kondisi yang kondusif untuk menegakkan ajaran islam”. Beliau juga mengapresiasi acara seminar nasional ini yang diadakan pada bulan puasa.

Acara ini di pandu oleh moderator Bpk. Hamdan Maghribi, M.Phil., beliau menyampaikan “Hijrah secara bahasa berarti pindah, akan tetapi dalam arti lain, hijrah bermakna perpaduan nilai-nilai kebaikan antara dhahir dan batin”. Materi yang pertama di sampaikan oleh Dr.Phil.Sahiron Syamsuddin.M.A beliau menegaskan “Nilai hijrah dalam hal kehidupan berarti merubah dari kualitas satu kepada kualitas yang lain, merubah keadaan yang kurang baik kepada yang lebih baik . Maka dari itu hijrah tidak hanya dinilai secara agamis saja. Akan tetapi hijrah di nilai dari sisi komperhensif diantaranya : budaya, pengetahuan, adat istiadat, sosial ekonomi, dan dari segi kehidupan lainnya”.

Bagaimana orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berjihad di jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang Muhajirin), mereka itulah orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (nikmat) yang mulia. “Hijrah sebagai salah satu prinsip hidup, harus senantiasa kita maknai dengan benar. Seseorang dikatakan hijrah jika telah memenuhi beberapa syarat diantaranya ada sesuatu yang di tinggalkan, meninggalkan segala hal yang buruk, negatif, maksiat, kondisi yang tidak kondusif”. Ujar narasumber yang kedua Dr. Mohammad Kholid Muslich, M.A.

Peserta menjalankan ibadah sholat ashar dan kembali lagi ke dalam Gd. Graha untuk melaksanakan serangkaian acara selanjutnya yaitu buka bersama, sembari menunggu adzan maghrib, panitia membagikan es buah dan makanan kepada peserta dan tamu undangan. Acara berjalan dengan lancar, kemudian ditutup dengan diiringi oleh Grup Hadroh HAMAS UKM JQH Al-Wustha. (ENK)

IMG-20180531-WA0012IMG-20180531-WA0015IMG-20180519-WA0009IMG-20180519-WA0016

Iklan

Tentang UKM JQH Al-Wustha IAIN SURAKARTA

Memberdayakan ummat melalui dzikir dan sholawat!!!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s