Perayaan Akbar Miladiyah VI UKM JQH Al-Wustha

Surakarta-  UKM JQH Al-Wustha merayakan gelaran akbar Milad VI yang dimulai pada hari Senin- Ahad ((20-26/8) lalu. Milad JQH yang tepatnya jatuh pada tanggal 19 Juni terangkum dalam Semarak Generasi Qur’ani dengan tema “Representasi Insan Cinta Budaya dengan Muhasabah Bhineka Menuju Generasi Cinta Damai di Era Milenial”. Melalui Milad VI ini diharapkan sebagai titik tolak JQH untuk semakin maju dan di kenal masyarakat secara luas yang di barengi dengan penggalian bakat dalam pengembangan seni terbaik di era milenial ini

Perayaan Milad VI JQH diisi dengan berbagai agenda dan perlombaan. Adapun perlombaan berupa MQK (Musabaqah Qira’atul Kutub), MKQ (musabaqah Khattil Qur’an),MHQ (Musabaqah Hifdzil Qur’an),MTQ (musabaqah Tilawatil Qur’an), Lomba Faishol (Festival Anak Shaleh shalihah), dan Hadroh. Rangkaian acara Milad JQH dimulai dengan Opening Ceremony  SGQ Milad VI JQH yang bertempat di Gedung Pascasarjana Lt.4 (20/8) yang di hadiri peserta lomba dari berbagai instansi. Kegiatan pembukaan SGQ di buka secara simbolis oleh Bapak Ahmadi Fathurrohman Dardiri,M.Hum. “semoga semakin maju dan lebih baik lagi. Baik  dari segi budi pekerti (akhlaq) maupun pengembangan-pengembangan bakat di era milenial ini  “ terang Bapak Ahmadi. Kegiatan dilanjutkan sekitar pukul 10.00 WIB dengan lomba MQK yang bertempat di Gedung Pascasarjana Lt.4, dan MHQ yang bertempat di masjid Al-Bukhari. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti jalannya lomba. Kegiatan selanjutnya (21/8) adalah MKQ   lomba ini dibagi menjadi dua kategori yaitu anak-anak dan dewasa se- Jawa Tengah dan DIY . kegiatan ini diadakan di lapangan futsal IAIN Surakarta. Adapun lomba  MHQ  se- Jawa Tengah dan DIY yang diadakan di Gedung Pasca Lt 4.

Setelah terjeda dengan libur  Nasional Idul Adha, rangkaian acara Milad VI JQH dilanjutkan dengan  Simakan Al-Qur’an (23/8) para kader tahfidz untuk di wisuda pada malam puncak. Malamnya,  sekitar pukul 20.00 Wib dilaksanakan Muqaddaman, yaitu pembacaan 30 juz Al-Qur’an secara bersamaan oleh anggota dan pengurus JQH AL-Wustha. Kegiatan selanjutnya (24/8) ba’da shalat jum’at diadakan Panggung Seni Islam yaitu pementasan seni dari per -divisi dalam JQH Al-Wustha seperti sari tilawah, Syarhil Qur’an, kaligrafi dan sholawat. Pada hari Ahad (26/8) sekitar pukul 08.30 WIB serangkaian acara Milad VI dilanjutkan dengan perlombaan faishol dan hadroh.

Akhirnya rangkaian acara pun mencapai puncaknya pada pukul 18.00 WIB (26/8),  para jama’ah berbondong-bondong menuju Lapangan Utama IAIN Surakarta untuk menghadiri pengajian akbar malam puncak SGQ Milad VI JQH Al-Wustha . Acara pun dimulai dengan wisuda tahfidz, dan dilanjutkan dengan pembacaan tahlil yang di pimpin oleh Dr. Zainul Abbas, M. Ag., selaku dosen IAIN Surakarta beserta do’a khatmil qur’an.  Acara dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al- Qur’an oleh pemenang ke dua lomba MTQ , kemudian dilanjutkan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta Mars JQH Al-Wustha yang diikuti oleh seluruh haddirin. Acara dilanjutkan dengan sambutan-sambutan. Sambutan pertama disampaikan dari ketua umum JQH Al-Wustha  saudara Alif Udiyono ia menyampaikan bahwa “ Diadakannya serangkaian acara menuju milad merupakan sebuah wadah untuk menggali dan mengembangkan  bakat para generasi bangsa terutama di era milenial ini” , terang beliau.

Rektor IAIN Surakarta bapak Mudhofir, M.Pd. juga menyampaikan, “Adanya JQH ini di tengah sekitar 1500 mahasiswa adalah melakukan mandat terbaik yaitu mengembangkan seni teknologi dan pengetahuan untuk peradaban islam. Menggali bakat untuk masyarakat”, jelas beliau.  Beliau berharap agar JQH  menginovasi para mahasiswa dan masyarakat terlebih pada bidang seni. Sebab seni tanpa inovasi akan mati karena perubahan.

Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pembacaan maulid yang di pimpin oleh  Dr. Zainul Abbas, M. Ag., dosen IAIN Surakarta. Seluruh hadirin tampak khusyu’ mengikuti pembacaan maulid tersebut. Sembari menunggu pemberi mau’idhoh hasanah tiba, acara dilanjutkan dengan pembagian trophy, sertifikat serta uang pembinaan bagi pemenang lomba pada serangkaian milad JQH. Kemudian dilanjutkan ke acara inti yang di narasumberi oleh K.H. Ahmad Muwafiq yang biasa dipanggil Gus Muwafiq, namun Gus Muwafiq belum bisa hadir dalam acara tersebut dikarenakan perubahan jadwal yang mendadak.

Pengajian pada malam itu akhirnya diisi oleh K.H. Heru Prasetyo yang berasal dari Banten. Dalam mau’idhoh hasanah tersebut beliau menyampaikan bahwa “Sebagai insan kita harus pandai tentang hukum-hukum Allah. Baik segi Ibadah maupun Muamalah dan senantiasa membenahi diri menjadi lebih baik. Sebab sebak-baik manusia di mata Allah adalah orang yang berakhlaq baik dan membuat kedamaian dimanapun ia berpijak” Jelas beliau. Acara di tutup  dengan pembacaan do’a oleh Bapak Sulhani Hermawan, M.Hum. (AI)

Iklan

Tentang UKM JQH Al-Wustha IAIN SURAKARTA

Memberdayakan ummat melalui dzikir dan sholawat!!!
Pos ini dipublikasikan di Uncategorized. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s